Cara Menjalankan Project Laravel di Visual Studio Code

afyadm

 

https://www.gabuttech.com/

Laravel adalah salah satu kerangka kerja PHP yang paling populer di dunia. Dikenal dengan sintaks yang jelas dan struktur yang rapi, Laravel sangat cocok untuk pengembangan proyek web. Visual Studio Code (VS Code), di sisi lain, adalah salah satu editor teks terpopuler yang sangat digemari oleh pengembang karena ringan, cepat, dan dilengkapi dengan berbagai ekstensi yang kuat. Jika Anda ingin menjalankan proyek Laravel di Visual Studio Code, artikel ini akan membahas langkah-langkah rinci yang perlu Anda ikuti.

Cara Menjalankan Project Laravel di Visual Studio Code :

1. Pendahuluan

Sebelum kita masuk ke langkah-langkah menjalankan proyek Laravel di Visual Studio Code, mari kita singkat tentang apa yang akan kita lakukan. Visual Studio Code (VS Code) adalah salah satu editor teks yang sangat populer yang dikembangkan oleh Microsoft. Ini memiliki banyak ekstensi yang kuat untuk bahasa pemrograman yang berbeda, termasuk PHP. Laravel adalah kerangka kerja PHP modern yang sangat populer untuk pengembangan aplikasi web. Menggabungkan keduanya akan memberi Anda alat yang hebat untuk mengembangkan dan menjalankan proyek Laravel dengan efisien.

2. Persiapan Awal

Sebelum kita dapat mulai menjalankan proyek Laravel di Visual Studio Code, kita perlu memastikan bahwa lingkungan pengembangan kita siap. Ini termasuk menginstal Visual Studio Code, PHP, Composer, dan Laravel.

a. Instalasi Visual Studio Code

Langkah pertama adalah menginstal Visual Studio Code. Anda dapat mengunduhnya dari situs web resminya di https://code.visualstudio.com/. Visual Studio Code tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux.

Setelah selesai mengunduh, ikuti instruksi instalasi yang sesuai untuk sistem operasi Anda.

b. Instalasi PHP

Untuk menjalankan proyek Laravel, Anda perlu menginstal PHP. Pastikan Anda menginstal PHP versi 7.4 atau yang lebih baru, karena Laravel 8.0 memerlukan PHP 7.4 atau yang lebih baru.

Di bawah ini adalah langkah-langkah umum untuk menginstal PHP:

1. Windows: Anda dapat menggunakan paket seperti XAMPP atau WAMP yang mencakup PHP. Unduh dan instal salah satu dari mereka, dan pastikan PHP termasuk dalam instalasi.

2. macOS: Anda dapat menggunakan Homebrew untuk menginstal PHP. Buka terminal dan jalankan perintah berikut:

  • shell
    brew install php

3. Linux: Gunakan manajer paket yang sesuai untuk distribusi Linux Anda (misalnya, apt, yum, atau dnf) untuk menginstal PHP.

Pastikan Anda menguji instalasi PHP Anda dengan menjalankan perintah php -v di terminal untuk memastikan bahwa PHP sudah terinstal dan berjalan dengan baik.

c. Instalasi Composer

Composer adalah manajer paket PHP yang digunakan untuk mengelola dependensi proyek Laravel. Anda dapat mengunduh dan menginstal Composer dari https://getcomposer.org/download/. Ikuti petunjuk instalasi yang sesuai untuk sistem operasi Anda.

Setelah Composer terinstal, Anda dapat memeriksa versi Composer dengan menjalankan perintah composer –version di terminal.

d. Instalasi Laravel

Sekarang, kita perlu menginstal Laravel secara global. Buka terminal atau command prompt dan jalankan perintah berikut:

shell
composer global require laravel/installer

Ini akan menginstal perintah laravel yang akan memungkinkan Anda membuat proyek Laravel baru.

Pastikan untuk menambahkan direktori Composer ke PATH sistem Anda jika belum dilakukan. Ini memungkinkan Anda menjalankan perintah Composer dari mana saja di terminal.

3. Membuat Proyek Laravel

Setelah Anda menyiapkan lingkungan pengembangan Anda, langkah selanjutnya adalah membuat proyek Laravel baru. VS Code akan menjadi tempat utama di mana Anda akan bekerja pada proyek ini, tetapi kita perlu membuat proyeknya terlebih dahulu.

a. Membuat Proyek Baru

Untuk membuat proyek Laravel baru, buka terminal atau command prompt dan navigasikan ke direktori tempat Anda ingin membuat proyek tersebut. Kemudian, jalankan perintah berikut:

shell
laravel new nama-proyek

Gantilah nama-proyek dengan nama yang Anda inginkan untuk proyek Laravel Anda. Composer akan mengunduh semua dependensi yang diperlukan dan membuat struktur awal proyek untuk Anda.

b. Mengatur Database

Setelah Anda membuat proyek Laravel, buka file .env di dalam direktori proyek Anda. Di dalam file ini, Anda akan menemukan pengaturan database yang perlu Anda sesuaikan dengan pengaturan database Anda. Ini termasuk DB_HOST, DB_PORT, DB_DATABASE, DB_USERNAME, dan DB_PASSWORD.

Ubah pengaturan sesuai dengan pengaturan database lokal Anda. Misalnya:

Ubah pengaturan sesuai dengan pengaturan database lokal Anda. Misalnya:

shell
DB_HOST=127.0.0.1 
DB_PORT=3306 
DB_DATABASE=nama-database-anda 
DB_USERNAME=nama-pengguna-anda D
B_PASSWORD=sandi-anda

Pastikan pengaturan ini sesuai dengan database yang ingin Anda gunakan untuk proyek Anda.

4. Menjalankan Proyek Laravel

Sekarang, mari kita lihat dua cara untuk menjalankan proyek Laravel di Visual Studio Code: menggunakan server bawaan Laravel atau menggunakan ekstensi VS Code.

a. Menggunakan Server Bawaan Laravel

Laravel memiliki server pengembangan bawaan yang dapat Anda gunakan untuk menjalankan proyek Anda. Buka terminal atau command prompt, navigasikan ke direktori proyek Anda, dan jalankan perintah berikut:

shell
php artisan serve

Ini akan menjalankan server pengembangan Laravel di alamat http://localhost:8000. Anda dapat membuka browser dan mengakses proyek Laravel Anda melalui alamat ini.

b. Menggunakan Ekstensi VS Code

Salah satu fitur hebat dari Visual Studio Code adalah kemampuannya untuk memasang ekstensi. Ada ekstensi Laravel yang dapat membantu Anda menjalankan dan mengelola proyek Anda secara lebih efisien. Berikut adalah beberapa langkah untuk memulai:

  • Buka Visual Studio Code dan buka folder proyek Laravel Anda dengan memilih “File” -> “Open Folder” dan memilih direktori proyek Anda.
  • Buka panel ekstensi dengan mengklik ikon persegi panjang kecil di sisi kiri bawah VS Code.
  • Cari ekstensi “Laravel” dan instal ekstensi ini. Ini akan memberikan berbagai fitur yang berguna seperti menjalankan perintah Artisan, mengakses dokumentasi Laravel, dan banyak lagi.
  • Setelah ekstensi terinstal, Anda dapat membuka terminal terintegrasi di VS Code dengan menekan Ctrl + atau memilih “View” -> “Terminal” dari menu atas.

Di terminal terintegrasi, Anda dapat menjalankan perintah Laravel seperti Anda lakukan di terminal biasa. Misalnya, untuk menjalankan server pengembangan, Anda dapat menjalankan:

shell
php artisan serve

Anda juga dapat menjalankan perintah Artisan lainnya seperti migrasi database, pengisian data awal, dan banyak lagi.

5. Debugging Laravel

Salah satu fitur kuat Visual Studio Code adalah kemampuannya untuk debugging kode PHP Anda. Ini sangat berguna saat Anda menghadapi masalah di proyek Laravel Anda.

a. Mengatur Debugger

Untuk memulai debugging, Anda perlu mengatur konfigurasi debugger PHP di Visual Studio Code. Berikut adalah langkah-langkah umumnya:

  • Buka file PHP yang ingin Anda debug.
  • Tambahkan breakpoint dengan mengklik pada sisi kiri baris kode yang ingin Anda hentikan.
  • Buka panel debug dengan memilih “View” -> “Run and Debug” dari menu atas.
  • Klik tombol roda gigi di bagian kanan atas panel debug dan pilih “Add Configuration…” untuk membuat konfigurasi debugging baru.
  • Pilih “PHP” sebagai jenis konfigurasi. Ini akan membuat file launch.json di folder .vscode proyek Anda.
  • Di file launch.json, Anda dapat menyesuaikan konfigurasi debugger sesuai kebutuhan Anda. Pastikan Anda telah mengatur path ke file PHP yang benar.
  • Sekarang, Anda dapat mulai debugging dengan memilih konfigurasi yang telah Anda buat dan menekan tombol “Start Debugging” atau menggunakan pintasan keyboard F5.

b. Menggunakan Breakpoint

Setelah Anda memulai debugging, aplikasi Anda akan berhenti pada breakpoint yang telah Anda tentukan. Anda dapat memeriksa variabel, melanjutkan eksekusi, atau melakukan tindakan debugging lainnya.

c. Menggunakan Watch

VS Code juga menyediakan fitur “Watch” yang memungkinkan Anda melacak nilai variabel saat Anda menjalankan aplikasi dalam mode debug. Anda dapat menambahkan variabel yang ingin Anda periksa ke bagian “Watch” di panel debug.

6. Mengelola Kode dengan Git

Penting untuk mengelola kode proyek Anda dengan baik, terutama jika Anda bekerja dalam tim atau berencana untuk berkolaborasi dengan orang lain. Git adalah sistem kontrol versi yang populer yang memungkinkan Anda melacak perubahan kode Anda dan berkolaborasi dengan orang lain.

a. Inisialisasi Repositori Git

Untuk mengelola proyek Laravel Anda dengan Git, Anda perlu menginisialisasi repositori Git. Buka terminal atau command prompt, navigasikan ke direktori proyek Anda, dan jalankan perintah berikut:

shell
git init

Ini akan menginisialisasi repositori Git di direktori proyek Anda, dan Anda dapat mulai melacak perubahan kode Anda.

b. Melakukan Commit

Setelah Anda melakukan perubahan pada kode Anda, Anda perlu melakukan commit untuk menyimpan perubahan tersebut dalam repositori Git. Berikut adalah langkah-langkah umumnya:

  • Jalankan perintah git status untuk melihat perubahan yang belum di-commit.
  • Tambahkan perubahan ke indeks dengan menjalankan perintah git add nama-file atau git add . untuk menambahkan semua perubahan.
  • Lakukan commit perubahan dengan menjalankan perintah git commit -mPesan commit Anda”.
  • Perubahan Anda sekarang telah di-commit ke repositori Git Anda.

c. Membuat dan Menggabungkan Cabang

Git memungkinkan Anda untuk membuat cabang (branch) yang memungkinkan Anda mengembangkan fitur baru atau memperbaiki bug tanpa mempengaruhi kode di cabang utama (biasanya master).

Untuk membuat cabang baru, jalankan perintah git branch nama-cabang.

Untuk beralih ke cabang yang baru Anda buat, jalankan perintah git checkout nama-cabang.

Setelah Anda selesai dengan perubahan di cabang tersebut, Anda dapat menggabungkan (merge) cabang tersebut ke cabang utama dengan perintah git merge nama-cabang.

Ini adalah beberapa dasar penggunaan Git untuk mengelola kode proyek Laravel Anda. Pastikan Anda membaca dokumentasi Git lebih lanjut untuk memahami lebih lanjut tentang sistem kontrol versi ini.

Kesimpulan :

Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan langkah-langkah mendetail tentang cara menjalankan proyek Laravel di Visual Studio Code. Mulai dari persiapan awal dengan menginstal VS Code, PHP, Composer, dan Laravel, hingga membuat proyek, menjalankan server pengembangan, debugging kode, dan mengelola kode dengan Git.

Dengan panduan ini, Anda sekarang memiliki pemahaman yang kuat tentang cara menggunakan Visual Studio Code sebagai lingkungan pengembangan untuk proyek Laravel Anda. Selanjutnya, Anda dapat fokus pada pengembangan aplikasi web yang hebat menggunakan Laravel, dengan dukungan dari editor teks yang kuat ini. Teruslah belajar dan berkolaborasi dengan pengembang lain untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam pengembangan web. Semoga berhasil dalam perjalanan Anda!

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar