Trump Serukan Sekutu AS Tunjukkan Keberanian-Bantu Buka Selat Hormuz
Trump Serukan Sekutu AS Tunjukkan Keberanian-Bantu Buka Selat Hormuz

Trump Serukan Sekutu AS Tunjukkan Keberanian-Bantu Buka Selat Hormuz

Posted on

Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan kepada negara-negara sekutu Amerika Serikat untuk menunjukkan sikap berani serta membantu membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz, yang dilaporkan sempat terganggu di tengah konflik antara Washington dan Israel dengan Iran.

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan mitra-mitranya di kawasan Timur Tengah menghadapi ancaman sendirian. Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam pidato utama yang membahas perkembangan konflik Iran, seperti diberitakan oleh AFP dan CNN pada Kamis (2/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Trump menyatakan bahwa negara-negara sekutu AS seharusnya ikut bertanggung jawab untuk memastikan Selat Hormuz kembali berfungsi normal. Ia bahkan mendorong agar negara-negara tersebut mengambil peran lebih aktif dalam mengamankan jalur penting yang menjadi rute utama distribusi minyak dan gas dunia tersebut.

Menurut Trump, negara-negara yang bergantung pada pasokan energi melalui Selat Hormuz perlu turut terlibat langsung dalam menjaga dan mengamankan wilayah tersebut. Ia menilai langkah tersebut sebagai tanggung jawab bersama yang tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi yang lebih sulit dalam konflik tersebut sudah terlewati, sehingga upaya untuk mengamankan kembali jalur tersebut seharusnya bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Pernyataan Trump ini menjadi sinyal terbaru terkait arah kebijakannya dalam upaya mengakhiri konflik dengan Iran, tanpa harus bergantung pada penguasaan kembali Selat Hormuz, yang dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan mengalami gangguan akibat situasi konflik. Kondisi tersebut turut memicu tekanan pada pasar energi global dan menyebabkan kenaikan harga minyak serta gas.

Meski harga energi meningkat, Trump menilai dampaknya terhadap Amerika Serikat tidak terlalu signifikan. Ia menyebut negaranya tidak terlalu bergantung pada jalur tersebut untuk kebutuhan energinya.

Dalam pidatonya, Trump juga meyakini bahwa jalur di Selat Hormuz pada akhirnya akan kembali terbuka dengan sendirinya setelah konflik mereda. Ia berpendapat bahwa Iran pada akhirnya akan membutuhkan kembali akses untuk menjual minyak sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi mereka.

Trump menambahkan bahwa sejumlah negara di kawasan Timur Tengah seperti Israel, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain merupakan mitra yang kuat bagi Amerika Serikat, dan pihaknya berkomitmen untuk memastikan keamanan mereka tetap terjaga dalam situasi apa pun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *