Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga negara asing (WNA) memainkan musik DJ di puncak Gunung Batur, Bali, ramai diperbincangkan di media sosial. Aksi tersebut menuai beragam reaksi dari publik, mulai dari yang menganggapnya sebagai bentuk kreativitas hingga yang menilai tidak pantas dilakukan di kawasan alam yang dianggap sakral.
Dalam video yang beredar, terlihat WNA tersebut membawa peralatan DJ dan menggelar pertunjukan sederhana di area puncak gunung saat matahari terbit. Beberapa orang tampak ikut menikmati suasana dengan menari di lokasi tersebut.
Menanggapi hal ini, Dinas Pariwisata Bali menyatakan tengah melakukan penelusuran untuk memastikan identitas pelaku serta kronologi kejadian. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengetahui apakah aktivitas tersebut melanggar aturan yang berlaku di kawasan Gunung Batur.
Gunung Batur sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Bali, khususnya untuk aktivitas pendakian dan menikmati panorama matahari terbit. Selain nilai wisata, kawasan ini juga memiliki nilai budaya dan spiritual bagi masyarakat setempat.
Dinas Pariwisata menegaskan pentingnya menjaga etika dan menghormati kearifan lokal saat berkunjung ke destinasi wisata, terutama di tempat yang memiliki nilai sakral. Jika ditemukan pelanggaran, pihak berwenang tidak menutup kemungkinan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga saat ini, proses penelusuran masih berlangsung dan pihak terkait mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi aturan serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat.



