2 Prajurit Israel Tewas dalam Bentrokan dengan Hizbullah di Lebanon, 4 Lainnya Terluka
2 Prajurit Israel Tewas dalam Bentrokan dengan Hizbullah di Lebanon, 4 Lainnya Terluka

2 Prajurit Israel Tewas dalam Bentrokan dengan Hizbullah di Lebanon, 4 Lainnya Terluka

Posted on

Jakarta – Militer Israel melaporkan bahwa dua personelnya meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka dalam rangkaian pertempuran di wilayah Lebanon selatan. Insiden tersebut terjadi saat pasukan darat Israel terlibat kontak senjata dengan kelompok Hizbullah di sepanjang garis perbatasan kedua negara.

Konflik di kawasan tersebut meningkat sejak awal Maret, ketika Hizbullah yang didukung Iran meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel. Serangan itu disebut sebagai balasan atas peristiwa sebelumnya yang menewaskan pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam operasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Sebagai respons, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah titik di Lebanon yang diklaim sebagai posisi Hizbullah, serta mengerahkan pasukan darat untuk masuk ke wilayah perbatasan.

Dalam pernyataan terbaru yang dikutip dari Reuters dan The Times of Israel pada Jumat (27/3/2026), militer Israel menyebut dua tentaranya tewas dan empat lainnya terluka saat menjalankan operasi tempur di Lebanon selatan.

Sebelumnya, pada Kamis (26/3) waktu setempat, militer Israel juga melaporkan satu tentaranya tewas dan beberapa lainnya luka akibat serangan rudal anti-tank yang diluncurkan Hizbullah di wilayah yang sama.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal oleh Israel Defense Forces (IDF), sejumlah anggota Hizbullah menembakkan dua rudal anti-tank dari area utara Sungai Litani di sektor timur Lebanon selatan. Target serangan tersebut adalah sebuah tank Merkava milik Israel. Rudal pertama dilaporkan berhasil dicegat oleh sistem pertahanan aktif tank, namun rudal kedua tetap mengenai sasaran.

Selain itu, seorang tentara Israel lainnya dilaporkan tewas dalam baku tembak langsung dengan pasukan Hizbullah di wilayah Lebanon selatan.

Dengan tambahan korban terbaru ini, total sedikitnya empat tentara Israel telah tewas sejak eskalasi konflik dengan Hizbullah kembali terjadi sejak awal Maret. Dua kematian lainnya tercatat pada 8 Maret dalam pertempuran berbeda.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah menjadi salah satu dampak paling serius dari konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari. Serangan yang berlangsung telah menimbulkan korban jiwa lebih dari 1.000 orang di berbagai wilayah Lebanon serta memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi dari rumah mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *