Cara Memperbaiki Water Heater Listrik yang Tidak Panas, Ini Penyebabnya!

afyadm


https://www.gabuttech.com/


Air panas adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Kita mengandalkan air panas untuk mandi, mencuci piring, membersihkan diri, dan banyak lagi. Water heater listrik adalah solusi umum yang digunakan untuk memanaskan air di rumah. Namun, terkadang, Anda mungkin mengalami masalah di mana water heater listrik Anda tidak menghasilkan air panas seperti seharusnya. Artikel ini akan membahas langkah-langkah rinci tentang cara memperbaiki water heater listrik yang tidak panas.

Tutorial Lengkap Cara Memperbaiki Water Heater Listrik yang Tidak Panas atau Tidak Menyala :

Ketika water heater listrik Anda tidak menghasilkan air panas, ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Beberapa masalah dapat diselesaikan dengan langkah-langkah perbaikan sederhana, sementara masalah lain mungkin memerlukan bantuan dari seorang profesional. Dalam panduan ini, kita akan mencakup berbagai masalah yang mungkin Anda hadapi dan langkah-langkah perbaikan yang dapat Anda coba.

1. Penyebab Umum Water Heater Listrik yang Tidak Panas

Sebelum kita masuk ke langkah-langkah perbaikan, penting untuk memahami beberapa penyebab umum mengapa water heater listrik mungkin tidak menghasilkan air panas. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Korsleting Listrik

Korsleting listrik adalah salah satu penyebab umum water heater listrik tidak berfungsi. Ini bisa terjadi akibat kabel yang rusak atau kontak yang tidak baik. Korsleting listrik dapat mengganggu pasokan daya ke elemen pemanas.

2. Element Pemanas Rusak

Water heater listrik memiliki elemen pemanas yang memanaskan air. Jika salah satu atau kedua elemen ini rusak, water heater tidak akan dapat memanaskan air dengan baik.

3. Thermostat Bermasalah

Thermostat mengontrol suhu air dalam water heater. Jika thermostat bermasalah, ini dapat mengakibatkan air terlalu panas atau terlalu dingin.

4. Breaker Listrik Mati

Pemutus listrik (breaker) yang mati atau terpicu dapat menghentikan pasokan listrik ke water heater.

5. Air Terlalu Dingin

Jika suhu air masuk ke water heater terlalu dingin, elemen pemanas mungkin tidak dapat mencapai suhu yang diinginkan.

6. Sedimen dalam Tank

Sedimen yang menumpuk dalam tank water heater dapat mengganggu kinerja elemen pemanas dan mengurangi kemampuan perangkat untuk memanaskan air.

7. Kelebihan Beban

Jika water heater memiliki kapasitas terbatas dan terlalu banyak perangkat yang terhubung pada satu waktu, ini dapat menyebabkan overloading dan mengakibatkan air tidak panas.

8. Fungsi Perlindungan Thermal

Sebagian besar water heater listrik dilengkapi dengan fungsi perlindungan thermal yang mematikan elemen pemanas jika air terlalu panas. Hal ini mencegah bahaya overheating. Namun, terkadang fungsi ini bisa memicu ketika seharusnya tidak.

2. Langkah-langkah Perbaikan Water Heater Listrik yang Tidak Panas

Setelah Anda memahami beberapa penyebab umum water heater listrik yang tidak panas, kita dapat melanjutkan dengan langkah-langkah perbaikan. Pastikan untuk mematikan pasokan listrik ke water heater sebelum mencoba setiap perbaikan. Selalu berhati-hati dan jika Anda merasa ragu, lebih baik memanggil seorang teknisi profesional.

1. Periksa Pemutus Listrik

Periksa pemutus listrik (breaker) yang terhubung ke water heater. Pastikan itu dalam posisi “ON” atau “Sambung.”

Jika pemutus listrik telah mati atau terpicu, cobalah untuk mengembalikannya ke posisi “ON.” Jika pemutus listrik terus terpicu, mungkin ada masalah yang lebih dalam dengan pasokan listrik yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh seorang profesional.

2. Periksa Kabel dan Koneksi Listrik

  • Matikan pasokan listrik ke water heater di pemutus listrik utama atau sekring.
  • Periksa kabel listrik yang terhubung ke water heater. Pastikan tidak ada korsleting atau kerusakan pada kabel.
  • Periksa koneksi listrik, termasuk saklar dan konektor. Pastikan semuanya terpasang dengan baik dan tidak ada kontak yang longgar.
  • Jika Anda menemukan kabel yang rusak atau kontak yang longgar, ganti atau perbaiki segera.

3. Cek Element Pemanas

  • Matikan pasokan listrik ke water heater di pemutus listrik utama atau sekring.
  • Untuk mengakses elemen pemanas, Anda perlu membuka panel akses di water heater. Panel ini biasanya terletak di bagian depan atau sisi water heater.
  • Setelah Anda membuka panel, Anda akan melihat dua elemen pemanas, satu di bagian atas dan satu di bagian bawah tank. Periksa elemen-elemen ini untuk melihat apakah ada tanda-tanda kerusakan, seperti karat atau korosi.
  • Untuk memeriksa elemen pemanas, gunakan alat pengukur ohm untuk memastikan koneksi listrik baik dan elemen dalam kondisi kerja. Jika elemen pemanas rusak atau tidak berfungsi, gantilah dengan elemen yang baru.

4. Periksa Thermostat

  • Matikan pasokan listrik ke water heater di pemutus listrik utama atau sekring.
  • Buka panel akses untuk mengakses thermostat. Biasanya terdapat dua thermostat, satu di bagian atas dan satu di bagian bawah tank.
  • Periksa pengaturan thermostat. Pastikan itu tidak terlalu rendah sehingga water heater tidak dapat mencapai suhu yang diinginkan.
  • Uji thermostat dengan menggunakan alat pengukur suhu. Pertama, ukur suhu air masuk dan air keluar water heater. Jika suhu air keluar jauh lebih rendah dari suhu yang diatur pada thermostat, mungkin thermostat bermasalah dan perlu diganti.

5. Bersihkan Sedimen

  • Matikan pasokan listrik ke water heater di pemutus listrik utama atau sekring.
  • Matikan pasokan air ke water heater.
  • Hubungkan selang air panas dari water heater.
  • Buka keran pembuangan (drain valve) di bagian bawah water heater dan biarkan air keluar bersamaan dengan sedimen yang mungkin terkumpul di dalam tank. Ini akan membantu membersihkan tank dari sedimen yang mengganggu.
  • Setelah air dan sedimen terkuras, pasang kembali selang air panas dan tutup keran pembuangan.

6. Cek Sumber Air Dingin

  • Pastikan air dingin masuk ke water heater dengan baik. Jika tekanan air terlalu rendah, water heater mungkin tidak dapat menghasilkan air panas dengan efektif. Periksa apakah ada masalah pada sumber air dingin, seperti kerusakan pada pipa atau katup.
  • Pastikan filter air (jika ada) tidak tersumbat. Filter air yang tersumbat dapat mengurangi aliran air dan mengganggu kinerja water heater.

7. Periksa Perlindungan Thermal

  • Matikan pasokan listrik ke water heater di pemutus listrik utama atau sekring.
  • Periksa apakah water heater dilengkapi dengan fungsi perlindungan thermal yang mematikan elemen pemanas jika air terlalu panas. Jika itu terpicu, tunggu beberapa saat untuk memberikan waktu pendinginan dan kemudian coba hidupkan kembali water heater.
  • Pastikan air dingin masuk ke water heater dengan baik. Tekanan air yang rendah dapat menyebabkan fungsi perlindungan thermal terpicu lebih sering.

8. Panggil Teknisi Profesional

Jika setelah mencoba langkah-langkah perbaikan di atas water heater masih tidak menghasilkan air panas, maka mungkin ada masalah yang lebih serius yang memerlukan bantuan dari seorang profesional. Jangan mencoba mengatasi masalah yang lebih kompleks jika Anda tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.

3. Perawatan dan Pencegahan

Agar water heater listrik Anda berfungsi dengan baik dan awet, ada beberapa tindakan perawatan dan pencegahan yang perlu Anda lakukan:

  • Flushing: Bersihkan tank water heater secara berkala untuk menghilangkan sedimen yang dapat mengganggu kinerja elemen pemanas.
  • Periksa Thermostat: Secara berkala periksa dan sesuaikan thermostat untuk memastikan air panas selalu dalam suhu yang diinginkan.
  • Periksa Koneksi Listrik: Periksa kabel dan koneksi listrik secara berkala untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.
  • Gantilah Element Pemanas yang Lama: Jika elemen pemanas mulai rusak atau tidak berfungsi dengan baik, segera ganti dengan elemen yang baru.
  • Panggil Teknisi Secara Berkala: Jadwalkan perawatan rutin dengan seorang teknisi profesional untuk memeriksa komponen dan kinerja water heater secara menyeluruh.

Kesimpulan :

Memperbaiki water heater listrik yang tidak panas dapat menjadi tugas yang menantang, terutama jika Anda tidak memiliki pengalaman dalam perbaikan perangkat listrik. Namun, dengan memahami penyebab umum dan mengikuti langkah-langkah perbaikan yang benar, Anda dapat mengatasi banyak masalah dengan water heater Anda sendiri. Pastikan untuk selalu mematikan pasokan listrik sebelum memulai perbaikan, dan jika Anda merasa ragu, lebih baik memanggil seorang profesional untuk bantuan.

Penting untuk menjaga water heater listrik Anda dengan baik agar selalu berfungsi dengan baik, sehingga Anda dapat terus menikmati air panas kapan pun Anda membutuhkannya. Dengan perawatan yang tepat, water heater listrik Anda akan memberikan pasokan air panas yang andal dan nyaman untuk kebutuhan sehari-hari Anda.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar