Rumus If Excel Bertingkat 3 Kondisi Beserta Contohnya

afyadm

 

https://www.gabuttech.com/

Microsoft Excel adalah salah satu alat terpenting dalam dunia bisnis dan analisis data. Fungsi IF dalam Excel adalah fitur yang sangat kuat, yang memungkinkan Anda membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci tentang penggunaan rumus IF bertingkat dengan 3 kondisi dalam Excel. Kami akan memberikan contoh konkret dan panduan langkah-demi-langkah tentang cara menggunakannya dengan efektif.

Pengenalan Rumus IF dalam Excel

Fungsi IF dalam Excel memungkinkan Anda membuat pernyataan berdasarkan kondisi tertentu. Struktur umum rumus IF adalah sebagai berikut:

scss
=IF(kondisi, nilai_jika_benar, nilai_jika_salah)

kondisi: Kondisi yang akan dievaluasi, seperti A1 > 10.

nilai_jika_benar: Nilai yang akan dihasilkan jika kondisi terpenuhi.

nilai_jika_salah: Nilai yang akan dihasilkan jika kondisi tidak terpenuhi.

Rumus IF Bertingkat dengan 3 Kondisi :

Rumus IF bertingkat digunakan ketika Anda ingin mengevaluasi beberapa kondisi dan menghasilkan nilai berdasarkan kombinasi kondisi tersebut. Struktur umum rumus IF bertingkat dengan 3 kondisi adalah sebagai berikut:

scss
=IF(kondisi1, nilai_jika_benar1, IF(kondisi2, nilai_jika_benar2, nilai_jika_salah))

Setelah kondisi pertama dievaluasi, jika benar, nilai yang sesuai akan dihasilkan. Jika kondisi pertama tidak terpenuhi, maka kondisi kedua dievaluasi. Jika kondisi kedua benar, nilai yang sesuai untuk kondisi kedua akan dihasilkan. Jika kedua kondisi tidak terpenuhi, nilai yang sesuai untuk “nilai jika salah” akan dihasilkan.

Contoh Penggunaan Rumus IF Bertingkat dengan 3 Kondisi

1. Contoh Penilaian Siswa Berdasarkan Rata-rata Nilai

Misalkan Anda ingin memberikan penilaian kepada siswa berdasarkan rata-rata nilai mereka. Jika rata-rata nilai lebih dari atau sama dengan 80, maka mendapatkan nilai “A.” Jika rata-rata nilai antara 70 dan 79, mendapatkan nilai “B.” Jika rata-rata nilai antara 60 dan 69, mendapatkan nilai “C.” Jika rata-rata nilai di bawah 60, mendapatkan nilai “D.”

No Nama Siswa Nilai Ujian 1 Nilai Ujian 2 Nilai Ujian 3
1 Alice 85 90 78
2 Bob 72 68 75
3 Carol 60 58 62

Anda dapat menggunakan rumus IF bertingkat di kolom “Nilai Akhir”:

less
=IF((AVERAGE(B2:D2)) >= 80, "A", IF((AVERAGE(B2:D2)) >= 70, "B", IF((AVERAGE(B2:D2)) >= 60, "C", "D")))

Rumus ini akan menghitung rata-rata nilai setiap siswa dan memberikan penilaian sesuai dengan kondisi yang terpenuhi.

2. Contoh Bonus Karyawan Berdasarkan Kinerja

Bayangkan Anda ingin memberikan bonus kepada karyawan berdasarkan kinerja mereka. Jika penjualan karyawan lebih dari atau sama dengan $10,000, maka mendapatkan bonus 10%. Jika penjualan karyawan lebih dari atau sama dengan $5,000, mendapatkan bonus 5%. Jika penjualan karyawan di bawah $5,000, tidak mendapatkan bonus.

No Karyawan Penjualan
1 Alice $12,500
2 Bob $4,800
3 Carol $7,200

Anda bisa menggunakan rumus IF bertingkat di kolom “Bonus”:

scss
=IF(C2 >= 10000, 0.1, IF(C2 >= 5000, 0.05, 0))

Rumus ini akan mengevaluasi total penjualan setiap karyawan dan memberikan persentase bonus yang sesuai.

Cara Kerja Rumus IF Bertingkat dengan 3 Kondisi

Rumus IF bertingkat dengan 3 kondisi bekerja dengan cara yang mirip dengan rumus bertingkat dengan 2 kondisi. Excel akan mulai dengan mengevaluasi kondisi pertama. Jika kondisi pertama terpenuhi, maka nilai yang sesuai akan dihasilkan. Jika kondisi pertama tidak terpenuhi, Excel akan melanjutkan ke kondisi kedua. Jika kondisi kedua terpenuhi, nilai yang sesuai untuk kondisi kedua akan dihasilkan. Jika kedua kondisi tidak terpenuhi, Excel akan melanjutkan ke “nilai jika salah.”

Kesimpulan :

Rumus IF bertingkat dengan 3 kondisi adalah alat yang sangat berguna dalam Excel untuk membuat keputusan berdasarkan kombinasi berbagai kondisi. Dengan memahami struktur rumus dan prinsip kerjanya, Anda dapat mengatasi situasi yang melibatkan banyak kemungkinan. Dengan contoh dan panduan di atas, Anda dapat mengaplikasikan rumus ini dalam berbagai kasus bisnis dan analisis data, membantu Anda mengambil keputusan berdasarkan berbagai skenario yang berbeda.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar