Jakarta – Tebet Eco Park menjadi pilihan favorit warga Jakarta Timur untuk mengisi libur Lebaran 2026 bersama keluarga. Banyak pengunjung datang berkelompok, memanfaatkan ruang terbuka hijau untuk bersantai maupun bermain.
Pantauan detikcom pada Selasa (24/3/2026), suasana taman terlihat nyaman dan tidak terlalu padat. Beberapa pengunjung hanya duduk santai sambil bercengkerama, menikmati udara sejuk, sementara yang lain memilih piknik di atas hamparan rumput hijau.
Area taman bermain anak menjadi titik keramaian utama. Di sana, anak-anak tampak asyik mencoba berbagai wahana, mulai dari perosotan, area panjat, hingga ruang bermain interaktif, dengan pengawasan dari orang tua masing-masing. Tawa dan keceriaan anak-anak menghiasi setiap sudut, sesekali mereka berhenti untuk beristirahat dan menikmati bekal sebelum kembali bermain.
Sementara itu, orang tua memanfaatkan waktu untuk bersantai, mengawasi anak-anak mereka, atau berfoto di berbagai spot taman. Atika (36), salah satu pengunjung, mengaku sudah sering datang ke Tebet Eco Park yang memiliki luas 7,3 hektar. Bersama sepupunya, Atika membawa anak-anak mereka menikmati liburan di taman yang dekat dengan kediamannya di Matraman.
“Setelah beberapa hari jalan-jalan, sekarang pilih yang dekat saja,” kata Atika. Ia menambahkan bahwa suasana taman yang rindang dan sejuk memberinya ketenangan. “Suka ke sini karena adem dan sejuk. Daripada stress di rumah, lebih baik anak-anak bebas bermain, sementara kita santai,” ujarnya sambil tertawa.
Sementara itu, Adi (45) baru pertama kali mengunjungi Tebet Eco Park. Ia diajak sang istri untuk menemani anaknya bermain. “Diajak istri nemenin anak kecil main,” katanya. Meski hanya duduk sambil mengawasi, Adi merasa senang melihat anaknya beraktivitas di luar rumah. “Lebih baik mereka lari-larian daripada di rumah main HP terus,” tambahnya.
Adi menilai fasilitas yang ada sudah cukup mendukung untuk bersantai bersama keluarga dengan biaya terjangkau. Ia juga terkejut mengetahui taman ini bisa dinikmati gratis. “Tempat main anak banyak, jadi meski ramai tetap bisa main. Saya juga baru tahu tempat ini gratis, biasanya kalau di mall bayar,” ujarnya.



