Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Riau merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan cara unik dan ramah lingkungan. Alih-alih membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk uang, Polda Riau memilih memberikan sedekah berupa bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini berlangsung setelah Salat Id di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (21/3/2026). Salat Idul Fitri digelar di Masjid Al-Adzim Mapolda Riau, diikuti oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Brigjen Hengki Haryadi, seluruh pejabat utama (PJU), serta jajaran personel dan masyarakat setempat.
Usai khotbah Id, Kapolda Riau bersama jajaran pejabat menuju lapangan Mapolda untuk melakukan kegiatan bertajuk Sedekah Ekologis. Dalam kegiatan ini, ratusan bibit pohon diserahkan kepada masyarakat sebagai simbol dukungan terhadap program penghijauan dan pelestarian lingkungan di Riau. Bibit yang dibagikan beragam, mulai dari pohon buah hingga tanaman peneduh, yang diharapkan membawa manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi warga di masa depan.
Kapolda Irjen Pol Herry Heryawan menyatakan bahwa momentum Idul Fitri yang bertepatan dengan Hari Hutan Sedunia ini menjadi kesempatan bagi Polda Riau untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi alam. “Sedekah pohon ini merupakan wujud komitmen Polda Riau dalam menjaga kelestarian lingkungan agar tetap hijau,” ujarnya.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar anggota Polri mengisi Hari Raya dengan kegiatan sosial, terutama bagi masyarakat terdampak bencana alam. “Kegiatan sosial yang kami lakukan adalah dengan memberikan sedekah ekologis atau sedekah pohon,” tambah Irjen Herry.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penanaman pohon sebagai langkah menjaga keberlangsungan lingkungan ke depan. Selain menanam, Polda Riau juga melakukan edukasi, rehabilitasi, dan restorasi hutan serta ekosistem di sekitarnya.
“Harapannya, dari setiap pohon yang ditanam akan tumbuh kebaikan, tidak hanya untuk sesama manusia, tetapi juga untuk alam sekitar,” kata Kapolda. Ia menambahkan, konsep Green Policing yang dijalankan Polda Riau diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Bumi Lancang Kuning dan menjaga fungsi hutan sebagai paru-paru dunia yang memberikan oksigen bagi masyarakat.



