Jakarta – Kejadian seorang pria lanjut usia yang menutup akses jalan alternatif di kawasan Perumahan Sidokare Asri, Sidoarjo, ramai diperbincangkan publik dan dijuluki “Selat Hormuz Sidokare”. Pria berinisial MH (66) akhirnya memberikan penjelasan terkait tindakannya tersebut.
MH mengungkapkan bahwa langkah yang ia ambil bertujuan untuk menertibkan kondisi lingkungan, khususnya terkait kendaraan yang kerap parkir sembarangan di area tersebut. Menurutnya, banyak pengendara yang tidak memperhatikan kenyamanan dan keselamatan warga sekitar.
Selain masalah parkir, ia juga mengaku memiliki kekhawatiran terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan tersebut. Jalan alternatif itu, kata dia, sering dilalui kendaraan, sementara anak-anak kerap melintas secara tiba-tiba, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.
MH menegaskan bahwa ia tidak sepenuhnya menutup akses jalan. Ia hanya menerapkan sistem buka-tutup dengan memasang portal sebagian, sehingga kendaraan tetap bisa melintas dengan izin.
Sebelumnya, aksi penutupan jalan ini menjadi viral di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Beberapa warga mengaku kesulitan karena akses terganggu, bahkan ada yang harus mencari jalur lain atau tetap melintas dengan risiko kendaraan tergores.



